Pertebal Pengetahuanmu

Selamat datang

Rematik Bukan Disebabkan Oleh Mandi Malam

Senin, 13 Desember 2010

http://www.kompas.com/data/photo/2009/04/03/2206063p.jpg

Mandi malam hari dengan air dingin, ternyata tidak akan menyebabkan rematik. Bahwa rematik adalah penyakit yang hanya menyerang orang lanjut usia, juga ternyata merupakan pandangan yang salah.

Mitos-mitos dan fakta-fakta lain seputar penyakit rematik, dirangkum oleh para ahli dari Pfizer, sbb :

Mitos : Penyakit rematik adalah penyakit tulang
Fakta : Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian tulang. Penyakit ini terdiri dari ratusan jenis, termasuk osteoartritis (pengapuran), lupus, dan artritis rematoid. Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan rematik menyerang daerah lain, seperti jaringan ikat dan otot.

Mitos : Rematik hanya menyerang orang berusia lanjut
Fakta : Penyakit rematik bisa menyerang semua orang, tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Biasanya rematik memang menyerang orang dengan usia di atas 45 tahun. Namun, orang yang lebih muda juga bisa kena, bahkan ditemukan kasus bayi yang terkena rematik. Penyakit rematik pada anak dikenal dengan sebutan juvenile rheumatoid arthirtis.

Mitos : Sering mandi malam dan udara dingin sebabkan rematik
Fakta : Secara patologis, tidak ada kaitan antara mitos ini dan penyakit rematik. Namun, air atau udara dingin akan menyebabkan kapsul sendi mengerut. Hal ini tentu bisa menambah rasa nyeri pada persendian pasien rematik. Sebaiknya, penderita rematik memang mandi air hangat, untuk mengurangi rasa sakit pada persendiannya.

Mitos : Makan jeroan menyebabkan rematik
Fakta : dari sekitar 100 jenis rematik, hanya yang berkaitan dengan makanan seperti jeroan atau seafood, yaitu artritis gout atau asam urat.

Mitos : Antibiotik diperlukan untuk mengatasi sendi yang bengkak
Fakta : Antibiotik hanya digunakan pada jenis rematik yang disebabkan infeksi. Meski sendi terlihat membengkak dan merah, antibiotik tidak diberikan secara rutin.

Mitos : Sakit tulang pada malam hari adalah gejala rematik
Fakta : Faktanya, gejala-gejala yang umumnya terjadi pada penderita rematik adalah pegal-pegal dan peradangan pada sendi (kemerahan, bengkak, terasa panas, dan sulit digerakkan). Gejala ini tidak terbatas pada malam hari dan bisa menyerang setiap saat.

Mitos : Makan bayam dan kangkung sebabkan rematik
Fakta : Tidak ada hasil penelitian yang menghubungkan antara kedua jenis sayuran ini dan risiko rematik. Kalaupun ada, yang harus dihindari untuk mencegah rematik asam urat adalah makanan yang bisa memicu purin, seperti jeroan, seafood, atau alkohol.

0 komentar:

Poskan Komentar